Windows Hyper-V, Virtualisasi Server
Masih dari berita seputar peluncuran Windows Server 2008 yang baru kemarin memasuki pasar Indonesia secara resmi di Jakarta. Kali ini feature yang akan dibahas adalah Windows Hyper-V. Dari sekian banyak feature yang tersedia dalam Windows Server 2008, salah satu feature yang menarik untuk dibahas adalah Wndows Hyper-V. Windows Hyper-V merupakan sebuah fungsi yang terdapat pada Windows Server 2008 untuk virtualisasi sistem operasi. Dengan mempergunakan fungsi virtualisasi dari Windows Hyper-V ini diharapkan dapat mempermudah pengelolaan dan memaksimalkan utilisasi server.
Widows Hyper-V diharapkan dapat menghadirkan kemudahan dalam pengaturan service dari setiap server serta kontrol keamanan yang lebih tinggi terhadap keamanan server dalam sebuah infrastruktur perusahaan. Hal ini disebabkan karena trend pengembangan infrastruktur untuk perusahaan-perusahaan yang menjalankan berbagai service dalam beberapa server sekaligus, sehingga kemudian oleh Microsoft dipandang perlu adanya sebuah fungsi virtualisasi sistem yang dapat mempermudah pengelolaan infrastruktur seperti itu.
Dengan mempergunakan Windows Hyper-V ini, maka user dapat menetukan dengan lebih rinci Virtual Machine dalam utilisasi server maupun pengaksesan hardware. Selain itu Windows Hyper-V juga mengijinkan Virtual Machine untuk mengakses langsung CPU Core yang ada di server, baik itu 2 Core, 4 Core maupun 8 Core. Virtualisasi dari Windows Hyper-V ini juga dapat dipergunakan dalam menjalankan pengujian aplikasi atau test-bed application dalam sebuah sistem.
Dari sisi capability, Windows Hyper-V hanya dapat dijalankan pada seri Windows Server terbaru dari Microsoft, yaitu Windows Server 2008 64 bit, karena Windows Server 2008 32 bit-pun ternyata belum dapat menjalankan Windows Hyper-V ini. Dari sisi hardware requirement, Windows Hyper-V memerlukan processor dengan teknologi hardware-assisted-virtualization-support yang saat ini hanya mampu diusung oleh processor AMD-V dan processor Intel VT.
Dukungan WiMax pada Produk Nokia N-Series
WiMax adalah
teknologi wide-area networking yang menawarkan kecepatan download lebih cepat daripada jaringan mobile 3G (third-generation) dan memiliki daya jangkau lebih luas daripada Wi-Fi. Penambahan
teknologi WiMax pada tablet Internet memungkinkan user berselancar di Web lebih cepat atau melakukan panggilan jarak jauh menggunakan Skype Ltd. yang ada di luar jangkauan hot spot Wi-Fi.
Internet tablet keluaran
Nokia yang baru beredar saat ini, yaitu N800, memiliki layar wide-screen beresolusi 800 x 480 pixel. Piranti ini sudah dilengkapi dengan Wi-Fi dan Bluetooth 2.0. N800 juga mendukung jaringan seluler, walaupun Bluetooth bisa digunakan juga untuk terkoneksi dengan telepon seluler.
Internet tablets Nokia, yang berjalan di atas sistem operasi Linux, akan menggunakan chipset Broad Peak WiMax dari Intel Corp. Chip yang sama juga akan digunakan pada laptop-laptop Centrino masa datang yang mendukung WiMax.
Sampai dengan kuartal kedua 2008, laptop-laptop Centrino dengan dukungan WiMax akan diproduksi oleh Asustek Computer Inc., Acer Inc., Lenovo Group Ltd., Toshiba Corp. dan Matsushita Electric Industrial Co., yang menjual
laptop di bawah merek Panasonic.
Nokia mengatakan Internet tablet dengan dukungan WiMax akan diedarkan di wilayah Amerika Serikat dan bisa digunakan dengan memanfaatkan jaringan Sprint Nextel Corp. Sementara ini belum diperoleh
informasi pasti apakah
Nokia juga merencanakan menjual piranti WiMax di luar wilayah AS.